VISI MISI SMP NEGERI 2 BANYUWANGI BERKARAKTER, BERPRESTASI, DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN

Minggu

GREEN & RECYCLE FASHION WEEK 2016

Green & Recycle Fashion
SMP Negeri 2 Banyuwangi

Green & Recycle Fashion SMP Negeri 2 Banyuwangi
     Sabar menjadi kunci ujian saat mengikuti agenda Banyuwangi Festival 2016 kali ini, secara kebetuluan kegiatan yang pertama pada agenda B-Fest adalaha Green & Recycle  Fashion. Pada tahun ini SMP Negeri 2 Banyuwangi mengirimkan 6 duta yang sebelumnya diseleksi melalui kegiatan yang sekaligus teragenda dalam Hari Jadi Sekolah ke 37 tahun. Untuk saat ini bahan dasar yang dipakai adalah plastik yang diatur dengan kombinasi 70% bahan plastik dan 30% bahan pendukung. Untuk kegiatan seperti ini bukan menjadi kegiatan yang baru bagi sekolah karena setiap acara class meeting selalu saja ada kegiatan fashion dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas seperti kertas dan plastik.
     Meskipun tidak membawa kemenangan atau pun salah satu gelar, sekolah cukup bangga karena disela-sela kegiatan terdapat edukasi yang tersampaikan bahwa dibalik bahan-bahan bekas dari plastik masih dapat dipergunakan. Seperti apa yang telah diungkapkan oleh bapak Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Banyuwangi, diharapkan dengan kegiatan Green and Recycle Fashion Week 2016 ini diharapkan memunculkan masyarakat yang melek dan memahami serta peduli pada lingkungan minimal masyarakat mendapatkan edukasi untuk mengurangi sampah plastik.
     Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 20 Maret 2016 di lokasi  fasilitas teater pantai BOOM ini mendapatkan antusias masyarakat yang sejak siang mulai berbondong-bondong ikut setia mengikuti jalannya kegiatan yang diikuti oleh siswa mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruhan (SMK) dan umum. Kegiatan penilaian TK sampai SMP dilakukan pada pukul 12.30 WIB dan dilanjutkan penampilan peserta untuk melenggak lenggok di cat walk yang terhampar di tepi pantai BOOM Banyuwangi. Berikut nama-nama siswa yang turut dalam kegiatan tersebut Cyntabella Puspita, Ika Riskiana, Cornela Ivana, Adinda Febriana, Yurana dan Megania.
Cornella: Green & Recycle Fashion Week 2016

Adinda: Green & Recycle Fashion Week 2016


Yurana: Green & Recycle Fashion Week 2016



Ika: Green & Recycle Fashion Week 2016
Megania: Green & Recycle Fashion Week 2016
Cintabella: Green & Recycle Fashion Week 2016













 

Sabtu

BANYUWANGI FESTIVAL 2016

B-Fest 2016 Konsisten
Menampilkan Budaya Lokal Banyuwangi

     Ajang wisata sejuta pesona Banyuwangi Festival kembali digelar. Tahun ini, kalender wisata tahunan yang
sudah digelar sejak 2012 itu menampilkan berbagai potensi Banyuwangi, mulai kekayaan seni dan budaya, event olahraga dan pariwisata, sampai kearifan lokal melalui sebuah festival yang unik dan kreatif. Puluhan event akan dihelat sepanjang 2016. Agenda tahunan berskala besar seperti International Tour de Banyuwangi Ijen (11-14 Mei), Banyuwangi Batik Festival (9 Oktober), Jazz Pantai (27 Agustus), Festival Gandrung Sewu (17 September), dan Banyuwangi Ethno Carnival (12 November), akan dilengkapi sejumlah event baru yang lebih semarak.
M. Rafli on Inbox SCTV
   Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Banyuwangi Festival digelar untuk mempromosikan pariwisata sekaligus memaksimalkan potensi daerah. ”Kami angkat belasan tradisi lokal. Selain untuk menjaga keberlanjutannya, ini adalah ikhtiar untuk mengenalkan kebudayaan lokal kepada publik global. Kami ingin memberikan apa yang disebut dengan ”Banyuwangi Experience”, yang tak akan bisa dijumpai di daerah lain,” kata Anas. Tahun ini, terdapat 53 event di Banyuwangi Festival. Penyelenggaranya pun makin lengkap karena ada event yang dihelat langsung oleh dunia usaha, dan pemerintah pusat. ”Bertambahnya jadwal ini karena kami memasukkan tradisi dan budaya yang sudah mengakar. Kami berdiskusi dengan Dewan Kesenian Blambangan, sepakat memasukkan tradisi masyarakat yang tahun-tahun lalu belum dimasukkan ke agenda Banyuwangi Festival. Seperti tradisi arung kanal di kawasan Bangorejo, Puter Kayun di kawasan Boyolangu, dan Gredoan. Bahkan kita gelar Festival Lagu Using. Semua tak lain hanya untuk mengenalkan budaya Banyuwangi ke khalayak luas,” ujar Anas. Using adalah suku masyarakat asli Banyuwangi. 
     Sejumlah tradisi asli Banyuwangi yang akan difestivalkan tahun ini antara lain Barong Ider Bumi, Tari Seblang, Tumpeng Sewu, Kebo-keboan, hingga tradisi lomba tahunan perahu layar.  ”Kami juga menggelar Festival Padi dan Banyuwangi Fish Market Festival untuk menguatkan dan mempromosikan produk pertanian serta perikanan. Misalnya, bakal ditampilkan beras organik dan beras merah organik. Juga ada Agro Expo yang kami gelar saat durian merah ramai dipanen April nanti,” ujar Anas.
Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menambahkan, tahun ini juga digelar banyak event musik. Mulai dari jazz hingga musik khas Banyuwangi dalam Festival Lagu Using. Akan ada pula Ijen Summer Jazz yang digelar tiga kali dalam setahun. Acara ini sepenuhnya dihelat Java Banana, dunia usaha yang bergerak di bidang resor. ”Mulai muncul inisiatif dunia usaha untuk ikut berpartisipasi mempromosikan daerah. Ini tren dan iklim yang bagus,” kata Yusuf. Bahkan, lanjut Yusuf, Banyuwangi juga akan menjadi tuan rumah Swarna Fest, event fashion yang digagas Kementrian Perindustrian yang mengkampanyekan penggunan warna alam pada bahan tekstil dan kerajian tangan. "Mereka akan menggelarnya beriringan dengan pelaksanaan Banyuwangi Batik Festival," jelas Yusuf.  
      Dari sisi sport tourism, ada International Tour de Banyuwangi Ijen, Festival Arung Jeram, Kite and Wind Surfing Competition, International Run, dan Banyuwangi International BMX Selain itu, juga akan ada kembali Festival Toilet Bersih, Festival Sedekah Oksigen, dan Festival Sungai Bersih. ”Tak lupa ada Festival Kuliner. Tahun ini mengangkat sego cawuk setelah tahun sebelumnya ada rujak soto dan nasi tempong. Kuliner kami angkat agar makin dikenal dan depot-depot laris dikunjungi saat wisatawan datang ke Banyuwangi,” kata Yusuf. (humas)

Kamis

HARI JADI SEKOLAH

Hari Jadi SMP Negeri 2 Banyuwangi
Yang Ke 37

OSIS, melepas suka cita
     Sabtu, 5 Maret merupakan puncak acara Hari Jadi SMP Negeri 2 Banyuwangi, sekolah yang sebelum menempati lahan saat ini adalah sekolah yang rintisannya berupa sekolah menengah ekonomi pertama (SMEP) yang terletak di Jl. Jaksa Agung Suprapto. Perjalanan panjang dari tahun ke tahun telah sampai pada puncak yang ke 37 tahun di bulan Maret 2016 ini. Acara Hari Jadi SMP Negeri 2 Banyuwangi kali ini berbeda dengan kegiatan hari jadi sebelumnya, dengan mengusung tema "Mikul Duwur Mendem Jero" ini panitia mengundang seluruh warga sekolah yang turut mengabdi dan membangun sekolah dengan tanpa pamrih seperti guru-guru tidak tetap, guru PNS yang mutasi, kepala sekolah yang masih aktif maupun yang sudah pensiun. Sebelu acara puncak tanggal 5 Maret kegiatan hari jadi diisi oleh kegiatan dari para anggota OSIS pada tanggal 4 Maret dengan deretan kegiatan Jalan Santai/Senam bersama,Hotmil Quran, Hafalan Ikrar Pelajar, Kelas Tanpa Noda dan Green and Recycle Fashion 2016.
     Keguyuban acara begitu sangat mengharukan terlihat dari para tamu undangan yang hadir karena pada hari ini hadir para senior-senior bapak/ibu guru yang sudah purna tugas, bapak/ibu kepala sekolah yang purna tugas dan juga pindah tugas, serta guru-guru yang mengalami penugasan di tempat baru atau pun guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) yang mutasi karena harus melaksanakan sesuai surat tugasnya setelah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hadir dalam acara untuk kepala sekolah yang pernah hadir diantaranya, Ibu Karjono, Bp. D. Ari Soebroto, Ibu Nurul Jannah yang mewakili Bp. Triyono yang tidak dapat hadir karena ada tugas, Bp. Maslur, Bp. Subiyanto, dan Bp. Supriyadi. Dalam sambutan bapak/ibu kepala sekolah yang pernah mengabdi di SMP Negeri 2 Banyuwangi yang diwakili oleh Bp. D. Ari Soebroto menyarankan untuk bapak/ibu guru yang pasti akan menjadi seorang pemimpin hendaknya menjadi pemimpin yang jujur, adil dan amanah.
     Meriahnya acara dari tanggal 4 sampai tanggal 5 Maret ini tidak dapat sukses tanpa dukungan berbagai pihak seperti guru, koperasi siswa, anggota OSIS, ketua kelas dan juga sponsor yang ikut pula memberikan suport dengan bantuan-bantuan berupa spanduk dan umbul-umbul seperti yang dilakukan mitra dari Intan Pariwara, Teh Botol Sosro, penerbit LKS dan juga LMI (Lembaga Manajemen Ifaq) Kab. Banyuwangi yang memberikan bantuan infaq pada para anak yatim yang berstatus pelajar di SMP Negeri 2 Banyuwangi dan juga putra dari pegawai SMP Negeri 2 Banyuwangi.
     Pembagian hadiah lomba-lomba pada tanggal 4 Maret dibagikan pada puncak acara yaitu tanggal 5 Maret dengan rincian para juara adalah sebagai berikut:
Lomba Green and Recycle Fashion:
Juara 1 PA : Moh. Rafi 7A
Juara 2 PA : Farhan Sousia 9E
Juara 3 PA : Bathara Mandala 9A
Juara 1 PI : Adinda Febriana 9H
Juara 2 PI : Cinta Bella Puspita 9G
Juara 3 PI : Ika Rzqiana 8D
Untuk siswa yang mejadi juara dalam kegiatan Green and Recycle Fashion diikutkan dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Banyuwangi untuk mengikuti lomba agenda tahunan DKP dalam acara Green and Recycle Fashion Week dengan bahan daur ulang berupa plastik.
Bapak/Ibu Kepala Sekolah yang pernah mengabdi di SMP Negeri 2 Banyuwangi

Green and Recycle SMP Negeri 2 Banyuwangi
Umbul-Umbul Belambangan
Hadrah SMP Negeri 2 Banyuwangi
Tari Jejer Gandrung




 

Minggu

PERJUSAMI 2016

Mengukuhkan Jiwa Dasa Dharma
di Bumi Perkemahan Antogan Rogojampi

PRAMUKA SMP Negeri 2 Banyuwangi
     PERJUSAMI atau kegiatan perkemahan jumat sabtu minggu yang diadakan gugus depan SMP Negeri 2 Banyuwangi terlaksana dengan lancar, kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat sampai dengan Minggu, 5 - 7 Februari diikuti sekitar lima ratus anggota PRAMUKA Penggalang mulai dari kelas 7 - 8 termasuk juga siswa kelas 9 yang tergabung dalam sangga kerja PRAMUKA 2014/2015 perkemahan tiga hari ini merupakan kegiatan dengan mengusung semangat Bhakti Masyaarakat dan Pelantikan Dewan Penggalang Pramuka Pangkalan SMP Negeri 2 Banyuwngi. Kegiatan yang dikhawatirkan tidak maksimal karena melihat musim hujan yang ekstrim ini ternyata jauh dari apa yang dikhawatirkan oleh orang tua wali murid.
     Semangat tetap terlihat dari anggota PRAMUKA SMP Negeri 2 Banyuwangi ini, beberapa kegiatan dilakukan termasuk semua anggota PRAMUKA harus memasak sendiri dengan mempergunakan berbagai alat yang dipergunakan untuk memasak. Kegiatan perkemahan ini kebetulan juga terletak berdekatan dengan air terjun Bunder, air terjun yang tidak terlalu tinggi ini memiliki daya tarik tersendiri di tahun delapan puluhan sempat menjadi primadona wisata di Kabupaten Banyuwangi, hanya saja saat ini destinasi wisata air terjun ini sudah teidak terawat dengan baik.
     Selain kesempatan bermain dan berwisata di air terjun Bunder, anggota PRAMUKA juga melakukan kegiatan PRAMUKA seperti biasanya seperti puncak kegiatan di malam terakhir ada api unggun yang merupakan puncak acara kegiatan dengan memunculkan ide kreatif yang dapat ditunjukkan untuk semua anggota yang mengikuti kegiatan Api Unggun, yang istimewa di malam api unggun ada sumbangan dari grup musik akuistik dari AIL Rogojampi, sebelumnya pada kegiatan api unggun juga dilakukan pelantikan sangga kerja baru periode tahun 2016/2017. Sebagai salah satu bentuk pengamalan Dasa Dharma PRAMUKA, tidak lupa memberikan sumbangsih untuk warga sekitar bumi perkemahan yang dirasa tidak mampu dengan membagikan sembako. 
Menunggu Kekompakan

Sampai Malampun Harus Matang
AIR TERJUN
Kak Gunawan, serius?
Santai Sejenak
Bakti Sosial
Semangat....
Api Unggun
 
Kompak Pasti Oke





Selasa

ADIWIYATA 2016

Adiwiyata 2016,
Filosofi Kelapa Sawit

     Menyandang sekolah nominasi Adiwiyata tingkat kabupaten sejak tahun 2013 merupakan satu tantangan bagi SMP Negeri 2 Banyuwangi, mengapa sebuah tantangan dengan predikat sekolah Adiwiyata berarti sekolah harus menjadi pelopor lingkungan hidup yang secara terus menerus tanpa henti oleh waktu. Berbagai kegiatan yang bersinggungan dengan lingkungan hidup sering diikuti oleh sekolah yang terletak di Jalan Ranggawuni 41 Banyuwangi ini diantaranya menjadi wakil tingkat kabupaten dalam penilaian piala Adipura, menjadi juara 2 kantin sehat se kabupaten Banyuwangi.
Kelapa Sawit
     Prestasi tersebut tidak terlepas dari perjuangan untuk merubah sekolah dari bentuk fisik di tahun tahun yang lampau, di tahun 2015 sampai 2016 ini sekolah mengalami banyak perubahan dalam tata kelolah administrasi, tata kelolah lingkungan dan tata ruang bangunan. Salah satunya adalah perubahan dalam jenis pepohonan yang di tanam, salah satunya adalah kelapa sawit. Menurut bapak Subiyantoro sebagai kepala sekolah, kelapa sawit memiliki keunggulan yang luar biasa diantaranya pertama, kelapa sawit memiliki keunggulan akar yang tidak merusak struktur bangunan, kedua, daun kelapa sawit tidak mudah rontok artinya daun kelapa sawit dapat bertahan lama dan guguran daunya tidak mermbawa kotoran yang terlalu banyak, ketiga, kelapa sawit sebagai salah satu jenis tanaman yang usianya bisa puluhan tahun dan memiliki estetika yang fantastik sebagai bagian dari jenis palm-palman.
.....Disadari atau tidak untuk menuju sekolah Adiwiyata paling tidak dibutuhkan kesabaran untuk memunculkan inovasi-inovasi baru salah satunya adalah filosofi kelapa sawit. Banyak program sekolah yang dilakukan sebagai upaya menuju sekolah Adiwiyata salah satunya adalah membuat resapan air di lapangan sekolah, memperbaiki saluran air, membudayakan hidup cinta bumi yang hijau melalui seni graffiti, memberikan pengetahuan pemanfaatan barang-barang bekas dalam satu kesempatan misalkan lomba peragaan busana dari bahan bekas, melakukan penghijauan di lingkungan sekolah dan di luar sekolah melalui ekstra PRAMUKA, membiaskan tembok yang bersih, dan menuju kantin sehat. 
Mengolah Barang Bekas
     Jika hanya mengembangkan sarana fisik, mungkin setiap sekolah menganggap mudah namun menggarap pemmbiasaan sikap ini yang sangat sulit. Pembiasan tidak mengkonsumsi barang yang memiliki bahan-bahan pengawet, pewarna, berbahan kimia ini adalah pekerjaan yang membutuhkan kesabaran tersendiri, beberapa ikhtiar yang dilakukan sekolah adalah sebelum siswa membeli makanan dan minuman haruslah menyiapkan sendiri piring dan gelas dari rumah dengan tujuan siswa tidak selalu menggunakan atau mengkonsumsi makanan/minuman dalam kemasan plastik, pembiasaan membuang sampah pada tempatnya khususnya siswa harus dapat melakukan aksi memilah sampah dan jika melanggar dalam membuang sampah pastilah terkena denda. Upaya lain yang dilakukan adalah kerjasama yang dilakukan dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan dalam hal pemanfaatan Bank Sampah serta kegiatan-kegiatan pelatihan mau pun kunjungan studi banding ke beberapa sekolah yang menyandang sekolah Adiwiyata Mandiri di Kabupaten Banyuwangi. 

DOKUMEN RPP/SILABUS ADIWIYATA UNTUK DIDOWNLOAD
Sekolahku Hijau
Berupaya Hijau
 
Kantin

Kamis

YATIMAN 2015

Membangkitkan Semangat
Beramal Untuk Sesama di Tahun Baru Hijriyah
SAMBUTAN: Bp. Subiyanto, M.Pd Membuka Kegiatan
     Sudah menjadi satu keharusan jika tahun baru Islam dirayakan dengan beramal, berdoa sebagai rasa ungkapan syukur akan keberkahan Allah dalam menjalani hidup di dunia setahun lamanya yang penuh dengan warna-warni kisah dunia. Pada hari Kamis, 22 Oktober 2015 bertempat di halaman sekolah SMP Negeri 2 Banyuwangi telah diadakan kegiatan memperingati Tahun Baru Hijriyah 1437 Hijriyah.
     Tema Tahun Baru Hijriyah 1437 H, adalah Melalui Peringatan Tahun Baru Islam 1437 H Mari Kita Tingkatkan Generasi Bangsa Yang Berakhlakul Karimah. Kegiatan tahun baru Hijriyah ini tersusun atas kegiatan yang diawali dengan Shalat Ashar berjamaah bersama siswa beserta walimurid, selanjutnya acara dilanjutkan dengan kegiatan istighosah. Setelah istighosah kegiatan dilanjutkan dengan penampilan hadrah oleh siswa siswi SMP Negeri 2 Banyuwangi dan lantunan shalawat. Puncak acara adalah dengan memberikan santunan pada anak yatim dan pengajian yang diisi oleh KH. Abdul Goffar.
Penerima Tamu, Sabar Menunggu

Hadrah Al Kautsar
 
Santunan Anak Yatim

Rabu

LDKS BERKARAKTER 2015

LDKS Berkarakter
Menuju Kemandirian Berorganisasi

Selamat Pagi Anakku
     Dengan bertemakan LDKS Menggali Potensi Pendidikan Berkarakter Menuju Citra Diri Berprestasi dan Bermoral, SMP Negeri 2 Banyuwangi melakukan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa yang dimulai tanggal 21 sampai 25 Oktober 2015. Sebelumnya tahapan LDKS didahului dengan seleksi calon anggota OSIS yang dilakukan dengan berbagai tahap kegiatan seleksi yaitu tahap pertama, berupa seleksi dari hasil wawancara. Tahap kedua, diambil dari keaktifan calon anggota dalam kegiatan ekstra serta prilaku di dalam lingkungan sekolah yang ketiga, seleksi melalui kegiatan PRAMUKA dan kegiatan latihan baris-berbaris.
Sidang Komisi: Membahas Program Kerja
     Dari deretan kegiatan ini telah lolos sebanyak 41 peserta calon anggota OSIS, selanjutnya dari ke 41 calon tersebut diambil kadindat yang diperbolehkan atau pun mencalonkan diri sebagai ketua/wakil ketua OSIS periode selanjutnya, ketika tahapan tersebut terbentuk barulah kegiatan LDKS dilakukan, di tahun 2015 ini kegiatan LDKS berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana kegiatan LDKS dilakukan di satu lokasi seperti balai latihan diklat yang dipergunakan selama tiga hari kegiatan.
     Untuk tahun 2015 LDKS dilakukan selama lima hari, hari pertama hingga ke empat para calon anggota OSIS diberikan pembimbingan materi penyusunan program kerja, pembuatan proposal, pembuatan surat dan latihan berorganisasi. Puncak kegiatan dilakukan di aula hotel Ikhtiar Surya dengan agenda sosialisasi program kerja OSIS, visi misi sekolah dan etika berorganisasi.
     Harapan dari kegiatan LDKS ini adalah terwujudnya organisasi sekolah yang memiliki kepercayaan diri pada anggota OSIS dalam menjalankan program yang telah dibuat, dengan memiliki rasa percaya diri tentunya roda perjalanan organisasi akan berputar dengan baik, selain itu pula harapan dari pembina OSIS seluruh anggota OSIS dapat menjadi contoh teladan karena OSIS sebagai miniatur sekolah, OSIS sebagai iklan berjalan di sekolah yang harapanya kelak dapat menularkan dan mewujudkan visi misi sekolah.

Minggu

PRAMUKA 2015

Pelantikan Tamu Penggalang
SMP Negeri 2 Banyuwangi
Penggalang Selalu Siap
     Bertempat di halaman SMP Negeri 2 Banyuwangi pada hari sabtu - minggu, 9 - 10 Oktober 2015 beda dengan hari biasanya dikarenakan pada hari ini PRAMUKA Penggalang SMP Negeri 2 Banyuwangi melangsungkan kegiatan persami dalam rangka penerimaan dan pelantikan tamu penggalang.
Api Unggun Siap Menyala
     Diikuti oleh 288 calon penggalang ramu sebagai calon anggota Pramuka periode tahun 2015/2016 semangat kebersamaan, kerjasama dan kekompakan terlihat mulai hari pertama pendirian tenda pukul 14.00 WIB, sebanyak 30 buah tenda telah didirikan dan dapat berdiri semua pada pukul 15.00 yang selanjutnya dilanjutkan dengan kegiatan upacara pembukaan.
     Materi yang mencakup kepramukaan, dan pengetahuan tentang Syarat Kecakapan Umum dan Syarat Kecakapan Khusus terlaksana di dalam kelas dan juga dalam bentuk penjelajahan/lintas alam. Kegiatan yang dibina oleh Kak Drs. T. Gunawan dan Kak Dwi Kus Indrarini ini juga didukung oleh Kak Winarno, S.Pd (Kesiswaan), Kak Ahmad Amin Udin, S.Pd, S.ST (Pembina OSIS) serta kakak-kakak pembina dari guru, karyawan serta kakak-kakak dari jajaran pelatih.
     Kegiatan Pelantikan Tamu Penggalang ini diharapkan mampu mewujudkan suatu tujuan, yaitu:
1. Meningkatkan kemandirian dalam individu mau pun kelompok
2. Menambah wawasan dalam mengenal lingkungan luar sekolah
3. Menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat dari bangku sekolah
4. Mempererat persahabatan sesama anggota Pramuka
5. Memantapkan fisik dan mental generasi muda
6. Menanamkan kepedulian sesama
Rangkaian acara dalam kegiatan ini didahului dengan Upacara Pembukaan, Api Unggun, Materi SKU/SKK, Penjelajahan dan Pelantikan Anggota Penggalang.

PRAMUKA dan PMR
     
PRAMUKA Kerja Kompak