VISI MISI SMP NEGERI 2 BANYUWANGI BERPRESTASI, BERMORAL DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Selasa

PROFIL SMP NEGERI 2 BANYUWANGI

SMP NEGERI 2 BANYUWANGI
DARI MASA KE MASA

     SMP Negeri 2 Banyuwangi merupakan sekolah yang didirikan pada tahun 1954 yang awal mulanya berkonsentrasi pada program ekonomi dengan nama SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama) yang beralamat di jalan Jaksa Agung Suprapto nomor 68 depan Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Saat bernama SMEP, sekolah ini dipimpin oleh Bapak R. Slamet. Perubahan status SMEP menjadi SMP Negeri 2 Banyuwangi didasarkan atas Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 30/U/1979 tanggal 17 Februari 1979. Sejak tahun 1986 SMP Negeri 2 Banyuwangi kemudian pindah di jalan Trunojoyo (sekarang jalan Ranggawuni) nomor 41 yang notabene berdekatan dengan Kantor Dinas Pendidikan Banyuwangi. 
     Setelah menjadi SMP Negeri 2 Banyuwangi, kepemimpinan di sekolah ini mengalami beberapa kali pergantian, yaitu: (1) Rakidjan (1976-1989), (2) Kardjono (1989-1995), (3) R. Tri Anggadjali Haknya Negara (1995-1998) dengan status sekolah berubah menjadi SLTP Negeri 2 Banyuwangi pada tahun 1997, (4) D. Ari Subroto (1998-2001), (5) Drs. Triyono Sulogo, M.M. (2001-2002), (6) Drs. Maslur, S.H. M.M. (2002-2006) dengan status sekolah berubah kembali menjadi SMP Negeri 2 Banyuwangi, (7) Drs. Heri Rahmat (PLT Kepala Sekolah tahun 2006, (8) Dra. Susi probowati, M.Pd. (2006-2009), (9) Drs. Subiyanto, M.Pd. (2009-2012), (10) Drs. Supriyadi, M.Pd (2012 - 2014), (11) Subiyantoro, M.Pd (2014 - sekarang)
Kelapa Sawit Untuk Penghijauan
     Jumlah personalia yang “mengawaki” SMP Negeri 2 Banyuwangi mencapai 64 orang dengan rincian: 48 orang merupakan guru tetap,   orang guru tidak tetap, 3 orang pegawai tetap, dan 12 orang pegawai tidak tetap.
     Dengan jumlah siswa mencapai 950 orang, SMP yang berhasil mengantarkan salah seorang muridnya (Dinda Mulidya Wulandari) meraih medali emas ke kejuaraan pencak silat Kartini Cup di Jakarta pada tahun 2006 ini, mempunyai visi sebagai berikut: Berprestasi dan Bermoral dengan indikator: (1) berprestasi di bidang akademik, (2) berprestasi di bidang olah raga, (3) berprestasi di bidang kesenian, (4) disiplin dalam semua kegiatan, (5) sopan dan santun dalam berbahasa dan berperilaku, dan (6) aktif dalam kegiatan keagamaan. Di tahun 2015 juga prestasi olah raga bela diri sempat terwakilkan oleh nanda Bima Arya menjadi juara III nasional kelas Kata di Jombang serta ditahun 2016 pencak silat berhasil menelurkan dua Juara I, Juara II dan satu Juara III kelas tanding tingkat kabupaten.
Selamat Pagi Anakku
     Sementara misi yang tengah dijalankan oleh sekolah yang berhasil mengorbitkan muridnya (Nurrohman) meraih juara 1 pada cabang lari 400 meter putra tingkat Nasional tahun 2006 ini adalah: (1) melaksanakan pembelajaran dan bimbingan yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan tanpa mengabaikan segala potensi yang dimiliki siswa, (2) melaksanakan pembinaan yang intensif di bidang olah raga sesuai dengan bakat dan minat siswa, (3) meningkatkan daya kreasi di bidang seni sesuai dengan bakat dan minat siswa, (4) meningkatkan disiplin sehingga terbentuk sebuah budaya untuk patuh pada norma dan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat, (5) membiasakan diri berbahasa dan berperilaku yang sopan dan santun, dan (6) berperan secara aktif dalam kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh sekolah dan masyarakat.
     Dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut, tentu tidak lepas dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi, tantangan itu berupa kesenjangan antara realitas dengan keadaan ideal yang diharapkan, yaitu: (1) Terjadinya penurunan pelanggaran tata tertib sampai dengan angka 10%. Hingga saat ini, tingkat pelanggaran tata tertib di SMP Negeri 2 Banyuwangi masih di posisi 20%; sedangkan keadaan yang diharapkan: pelanggaran tata tertib di kis`ran (minimal) 10%. Bahkan jika memungkinkan pelanggaran tata tertib bisa mencapai 0%. (2)
Siswa berprestasi dalam cabor Karate
Peningkatan daya serap siswa minimal mencapai 0,30. Kondisi saat ini rerata daya serap siswa pada setiap mata pelajaran mencapai 6,80; sedangkan peningkatan yang diharapkan adalah 7,10. Dengan demikian, terdapat selisih 0,30. Target selisih ini harus bisa dicapai dalam tempo 2 sampai 3 tahun. (3) Tim kesenian Drum Band mampu merebut juara II tingkat Kabupaten Banyuwangi. Grup Drum Band SMP Negeri 2 Banyuwangi pernah meraih juara III tingkat kabupaten. Kondisi yang diharapkan adalah juara II Kabupaten Banyuwangi. Dengan demikian, tantangan nyata yang dihadapi adalah satu tingkat. (4) Meningkatkan prestasi olah raga cabang basket minimal juara I di tingkat Kabupaten Banyuwangi. Tim basket SMP Negeri 2 Banyuwangi pernah meraih juara II tingkat kabupaten Banyuwangi. Sasaran selanjutnya adalah meraih juara I tingkat kabupaten. Tantangan nyata yang dihadapi SMP Negeri 2 Banyuwangi adalah satu tingkat.
     Program unggulan yang tengah dicanangkan SMP Negeri 2 Banyuwangi adalah (1) proses pembelajaran yang berbasis internet/multimedia, (2) pemberian tambahan pembelajaran bagi siswa unggul, dan (3) pelaksanaan program pembiasaan sebelum memulai kegiatan belajar-mengajar. Pada tahun pelajaran 2015/2016 ini dalam bidang akademik mulai mengalami perbaikan dalam rangking OSN untuk mata pelajaran Matematika yang naik peringkat ke 19 se Kabupaten Banyuwangi. Dalam bidang akademis di tahun pelajaran 2015/2016 ada prestasi menonjol dalam bidang kreatifitas siswa dalam kegiatan Fashion yang saat ini sering mendapatkan penghargaan untuk nanda Mohammad Rafli, dan juga dalam bidang olah raga pada cabang olah raga bela diri terdapat atlit-atlit yang berprestasi di cabang silat dan juga karate.
Kepala Sekolah menyambut kunjungan Bupati Banyuwangi

Bupati Banyuwangi mengamati suasana sekolah bersama Kepala DInas Pendidikan dan Kepala Sekolah

2 komentar:

Mas Say Laros mengatakan...

Sukses dah buatSMP Negeri 2 banyuwangi

Dwi Puji mengatakan...

Sukses dan jaya terus SMPN 2 Banyuwangi, saya salah satu alumni angkatan lulus 89