VISI MISI SMP NEGERI 2 BANYUWANGI BERPRESTASI, BERMORAL DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Jumat

KURIKULUM 2013

Pelatihan K13: Sekolah Sasaran 
Tahun Pelajaran 2016/2017

Pelatihan K13 guru seni budaya
     Bertempat di SMP Negeri 2 Genteng Kabupaten Banyuwangi pada tanggal 19 sampai dengan 24 Juni 2016 digelar kegiatan pelatihan Kurikulum 2013 untuk sekolah sasaran tahun pelajaran 2016/2017.Bagi bapak/ibu guru SMP Negeri 2 Banyuwangi kegiatan pelatihan seperti ini bukanlah hal yang baru, pasalnya dua tahun yang lalu bapak/ibu guru juga pernah mengikuti kegiatan pelatihan guru di Kurikulum 2013.
     Seperti diketahui pada jenjang SMP, Kurikulum 2013 telah direvisi dengan nama tetap Kurikulum 2013 dan harus diterapkan pada 9.000 SMP terpilih sekitar 25% nya dimana SMP Negeri 2 Banyuwangi merupakan sekolah sasaran pada tahun pelajaran 2016/2017 ini. Selanjutnya diharapkan secara berurutan semakin bertambah sekolah-sekolah sasaran yakni di tahun 2017 menjadi 50%, di tahun 2019 75%, sampai pada tahun 2020 diharapkan sudah tercapai 100% sekolah-sekolah SMP di seluruh Indonesia mempergunakan Kurikulum 2013.
     Kegiatan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1437 H ini semula dianggap sebagai beban namun disela-sela kegiatan pelatihan ternyata ibadah puasa bukan merupakan penghalang berarti untuk menyukseskan terlaksananya dan tercapainya Kurikulum 2013. Sementara ini bapak/ibu guru yang menjadi duta dalam Kurikulum 2013 edisi tahun 2016 ini adalah Caesilia Widya, M.Pd (PKn), Rani Pangastuti, M.Pd (Bahasa Indonesia), Hj. Miftahurrohmah, S.Ag (Pendidikan Agama), Khusnul Khotimah, S.Pd (Bahasa Inggris), Sudiyono, S.Pd (Matematika), Titik Suci Rahayu, S.Pd (Seni Budaya), Sri Adiastuti, S.Pd (Prakarya), dan Muisman, M.Pd sebagai tutor sekaligus guru inti mata pelajaran IPS. Kegiatan pelatihan Kurikulum 2013 untuk sekolah sasaran di Kabupaten Banyuwangi ini di bawah koordinasi LPMP.
     Dibandingkan K13 sebelumnya, menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Totok Suprayitno, secara keseluruhan ada lima poin hasil revisi Kurikulum 2013. Lima poin tersebut terdiri dari pertama, meningkatkan hubungan antara Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD), kedua, penyederhanaan sistem penilaian yang dilakukan oleh guru, ketiga, proses berfikir siswa tidak dibatasi, keempat, teori 5M (mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis dan menciptakan) tidak hanya sebatas teori tetapi guru dituntut untuk dapat menerapkan dalam kegiatan pembelajaran, kelima, struktur mata pelajaran dan lama belajar tidak dirubah dan dalam revisi ini K13 masih tetap mendukung proses belajar di kelas yang menyenangkan.

Sabtu

PPDB SMP BANYUWANGI 2016

PPDB SMP Negeri 2 Banyuwangi

BOS PPDB
     SMP Negeri 2 Banyuwangi merupakan sekolah yang didirikan pada tahun 1954 yang awalnya berkonsentrasi pada program ekonomi dengan nama SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama) yang beralamat di Jl. Jaksa Agung Suprapto 68, selanjutnya didasarkan dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 30/U/1979 tanggal 17 Februari 1979 jadilah SMEP berubah status menjadi SMP Negeri 2 Banyuwangi yang saat ini terletak di Jalan Ranggawuni 41.
     Pada usia yang ke 37 tahun ini SMP Negeri 2 Banyuwangi membuka kelas sebanyak delapan rombel dan untuk tahun 2016 ini sistem penerimaan siswa baru (PPDB) dijadwalkan dalam tiga jalur pendaftaran yaitu: JALUR MANDIRI/PRESTASI dibuka pada tanggal 15-15 Juni 2016, JALUR REGULER dibuka tanggal 27-29 Juni 2016, JALUR PENELUSURAN BAKAT DAN MINAT dibuka pada tanggal 1-2 Juli 2016.
JALUR MANDIRI:
     Jalur Mandiri, merupakan jalur seleksi calon peserta didik baru dengan mempertimbangkan jarak tempat tinggal ke sekolah, prestasi akademis/non akademis, faktor ekonomi lemah dan usia calon peserta didik baru. Pendaftaran secara online dilaksanakan tanggal 13-15 Juni 2016 dengan kegiatan uji petik pada saat pendaftaran dan pengumuman kelulusan jalur mandiri tanggal 17 Juni 2016 pada pukul 09.00 WIB sekaligus daftar ulangnya tanggal 17-18 Juni 2016. Berikut perihal tentang jalur Mandiri:
  1. Jalur Mandiri dilaksanakan secara serentak dan terpadu menggunakan sistem aplikasi online.
  2. Seleksi yang dilaksanakan mempertimbangkan jarak tempat tinggal ke sekolah, prstasi akademik/non akademik, ekonomi lemah dan usia calon peserta didik baru.
  3. Loket In Action
  4. komponen-komponen jalur mandiri adalah sbb:
  •  Prestasi Akademik/Non Akademik harus melampirkan piagam asli.
  • Jarak tempat tinggal ke sekolah, melampirkan KK (Kartu Keluarga) Asli
  • Faktor ekonomi lemah, melampirkan Bukti Kartu Pengendali Sosial (KPS), Kartu Indonesia Pintar/Program Indonesia Pintar. 
 Lebih jelasnya silahkan klik link website berkut ini.
 
JALUR REGULER:
     Jalur Reguler, merupakan jalur seleksi calon peserta didik baru yang mempergunakan nilai Ujian Nasional dan rata-rata rapot semester VII sampai XI sebagai dasar penskoran. Jalur Reguler secara online yang dilaksanakan tanggal 27-29 Juni 2016 hanya saja untuk pendaftar di luar Kabupaten Banyuwangi yang belum masuk data base diharuskan mendatakan database dulu di Dispendik Kabupaten Banyuwangi pada tanggal 20 - 24 Juni 2016. Pengumuman kelulusan pukul 12.00 WIB tanggal 30 Juni 2016, sekaligus daftar ulangnya pada tanggal 1 - 2 Juli 2016.
  1. Jalur Reguler penerimaan peserta didik baru dilaksanakan secara serentak dan terpadu mempergunakan sistem aplikasi PPDB on line.
  2. Penerimaan calon peserta didik kelas VII SMP mempergunakan nilai yang terdiri atas: Nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Rata-rata rapot semester VII - XI pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Dan rata-rata mata pelajaran PKn dan IPS hasil Ujian Sekolah.
  3. Calon peserta didik dapat mendaftar paling banyak pada 2 pilihan sekolah.
Lebih jelasnya silahkan klik link website berikut ini.
Adapun untuk jalur Penelusuran Bakat Minat (PBM) pendaftaran dimulai tanggal 1-2 Juli dengan kegiatan Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara. Pengumuman sekaligus daftar ulang pada tanggal 2 Juli 2016. Kegiatan setelah daftar ulang adalah Pra MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru) yang dilaksanakan tanggal 16 Juli 2016.
     Secara kebetulan Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2016 ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1437 H, praktis kegiatan PPDB full bernuansa Ramadhan. OSIS SMP Negeri 2 Banyuwangi yang turut serta dalam kegiatan PPDB juga turut serta dalam kegiatan sekaligus di sela-sela PPDB ada kegiatan zakat fitrah.
Petugas Loket PPDB SMP Negeri 2 Banyuwangi



OSIS SMP Negeri 2 Banyuwangi turut dalam sukses PPDB

Pengisian formulir PPDB

Pengepakan beras zakat fitrah


OSIS harus peduli, bantu dan kompak

Kamis

BANYUWANGI ECO SCHOOL

Tim Banyuwangi Eco School (BES)
SMP Negeri 2 Banyuwangi

SMP Negeri 2 Banyuwangi: ngantri dulu.
     Bertempat di E-Park GOR Tawangalun Banyuwangi seluruh sekolah adiwiyata di Banyuwangi berkumpul dalam rangka Launching Banyuwangi Eco School, kegiatan yang bertepatan pada hari Kamis tanggal 2 Juni 2016 ini semula direncanakan bertempat di Indoor Tenis Lapangan DKP Kabupaten Banyuwangi namun sehubungan dengan kegiatan Porseni SD maka kegiatan dialihkan di E-Park GOR Tawangalun.
     Acara yang di buka oleh bapak Solahudin selaku Sekretaris DKP mengungkapkan dalam sambutannya bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama termasuk siswa-siswi/sekolah Adiwiyata yang diundang karena sebagai kader lingkungan ditempat sekolahnya masing-masing dalam kegiatan eco school ini diharapkan munculnya kepedulian terhadap lingkungan yang bersih.
     Dalam acara ini sekolah SMP Negeri 2 Banyuwangi menghadirkan perwakilan yang masing-masing terdiri dari 5 siswa yang tergabung dalam tim anorganik, tim organik dan tim jurnalistik sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Banyuwangi. Ada beberapa kegiatan yang diikuti oleh siswa seperti pengenalan eco school, jurnalistik lingkungan, kompos, dan pemanfaatan barang/benda-benda bekas yang dimanfaatkan menjadi barang yang bernilai jual.
     Diungkapkan oleh bapak Bayu Hadiyanto, dalam UU No. 26 Th. 2007 tentang Penataan Ruang, bahwasannya RTH pada tata ruang haruslah memenuhi kuota 30% dari 30% tersebut terdiri dari dua macam RTH yaitu 20% RTH publik dan 10 % RTH privat. Seperti yang diketahui RTH publik merupakan RTH yang diberbagai kota terdiri dari alun-alun kota, dan hutan kota ungkap bapak Bayu. Selanjutnya yang 10% sebagai RTH privat adalah RTH yang berada di lingkungan kantor, sekolah, dan perumahan penduduk.
     Metode yang digunakan dalam pemanfaatan RTH privat terdiri dari lima metode yang disebut dengan metode urban farming diantaranya, 1.) penanaman sistem hidroponik, 2.) penanaman sistem aquaponik, 3.) fertikultur, 4.) penanaman di dalam pot, 5.) penanaman minimalis yang cocok untuk lahan sempit. Dari ke lima metode urban farming tersebut diharapkan tercapainya RTH prifat yang 10%.
     Berikut siswa SMP Negeri 2 Banyuwangi yang menjadi tim Banyuwangi Eco School:
Tim Organik, terdiri:
1. Fadia Arumning. P
2. Restu Abdi Wardana
3. Tri Syaiful Hidayat
4. Herlina Oktavianda Arum
5. Ayub Pryo Gumilang
Tim An Organik, terdiri dari:
1. Hellen Septifani
2. Ezra Nurdiasastro
3. M. Rayhan Alfian
4. Ilham Kusuma. W
5. Kirania Rosa. PI
Tim Jurnalistik, terdiri dari:
1. Imelda Putri Febrianti
2. Bintang Arya Permana
3. Fathya Rizki Ramadhani
4. Deny Fitria Nola Uli Silitonga
5. Rosalina Suhariyanti
     Banyak ide cerita dari anggota tim BES SMP Negeri 2 Banyuwangi, ide-ide tersebut nantinya dijadikan sebagai program kerja di semester awal tahun pelajaran 2016-2017 diantara ide dari tim BES SMP Negeri 2 Banyuwangi adalah:
  • Memanfaatkan kembali lahan sekolah yang dipergunakan sebagai tempat pengolahan kompos, yang nantinya akan dikembangkan sebagai kebun bibit dan kompos.
  • Memanfaatkan limba air dari AC yang berada di kelas unggulan, ruang guru, lab. TIK dan lab. Bahasa.
  • Memanfaatkan kembali mading sebagai corong menyiarkan keberadaan tim BES serta menjadi media untuk mencintai, merawat lingkungan sekolah.
  • Memfasilitasi kegiatan "suka berkebun" dalam kegiatan jumat bersih serta melombakan kegiatan "kebun cantik" setiap kegiatan klas metting.
Tim Banyuwangi Eco School SMP Ngeri 2 Banyuwangi

E-Park: Sejuk, Rindang dan Indah

Urban Farming :Hidroponik

Sabtu

COMPUTER BASED TEST (CBT)

Ujian CBT di Kelas Unggulan
SMP Negeri 2 Banyuwangi


CBT Kelas Unggulan SMP Negeri 2 Banyuwangi
     Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK/CBT berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.
     Penyelenggaraan UNBK/CBT pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK/CBT pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK/CBT dengan mengikutsertakan sebanyak 555 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 378 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri.
Penyelenggaraan UNBK/CBT saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).
     Karena CBT ini merupakan sistem yang baru diterapkan di dunia pendidikan di Indonesia maka kelas unggulan SMP Negeri 2 Banyuwangi hadir berinisiatif membantu siswa-siswi lebih mengenal sistem tes CBT yang bekerjasama dengan kedunginfo.com sebagai penanggung jawab kegiatan dari pihak sekolah di komandani oleh bapak Muisman, M.Pd selaku Koordinator Bidang Pengembangan dan Peningkatan Mutu Pendidikan. Kegiatan CBT ini dilaksanakan mulai hari Jumat, 27 Mei hingga Senin, 30 Mei 2016 kegiatannya dilaksanakan di kelas unggulan masing-masing dengan berbagai peralatan yang dipergunakan berupa tab, laptop ataupun smartphone yang dimiliki oleh siswa. Kegiatan CBT ini diikuti oleh siswa kelas 7dan 8 kelas umggulan yang terdiri dari total 80 siswa yang tersebar di kelas 7A dan 8B. Materi yang di CBT kan adalah materi ujian nasional yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA.
 


Selasa

PERPISAHAN 2016

Perpisahan SMP Negeri 2 Banyuwangi
"Secercah Harapan Menyongsong Masa Depan"

Penghargaan untuk 10 siswa berprestasi
     Tepat pukul 07.30 WIB hari Selasa, 17 Mei 2016 di Hall Pondok Wina Banyuwangi prosesi perpisahan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Banyuwangi ditandai dengan gending "kebo giro dan lantunan lagu terima kasihku" satu persatu peserta acara perpisahan memasuki ruangan resepsi perpisahan dengan diawali kawalan pembawa panji-panji, kepala sekolah beserta wakasek, dan disusul bapak/ibu guru beserta staf tata usaha dan disambung dengan rombongan siswa-siswai kelas sembilan yang dipandu oleh anggota OSIS menempati tempat duduk yang telah disediakan.
     Selanjutnya lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya mengawali pembukaan dan dengan dilanjutkan tarian Jejer Gandrung turut membawa suasana dalam kesakralan. Dihadiri oleh 310 siswa kelas sembilan dan juga para undangan yang terdiri dari bapak/ibu Kasi Dikmen mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Pengawas Sekolah serta Anggota Komite Sekolah acara semakin meriah ketika dalam kegiatan apresiasi seni panitia menghadirkan rombongan undangan dari peserta Banyuwangi Etno Carnival (BEC) dimana diantara peserta hadir Mohammad Rafi salah satu siswa SMP Negeri 2 Banyuwangi yang selalu hadir dan selalu berkompetisi dalam kegiatan fashion di dalam dan di luar kabupaten.
     Berbagai kegiatan apresiasi yang dihadirkan panitia sangat beragam, diantaranya berbagai jenis tarian gandrung seperti Tari Mapag Panen yang merupakan hasil reka cipta Ibu Titik Suci Rahayu dimana tarian ini mewakili Kabupaten Banyuwangi dalam lomba Tingkat Propinsi Jawa Timur, ada juga Fashion Batik Festival, Tari Saman, Lagu daerah Banyuwangi, atraksi Karate dan pencak silat serta seni akuistik yang ditampilkan oleh siswa kelas sembilan dengan lagu yang dipopulerkan oleh Iwan Fals "Bongkar".
     Dalam sambutannya ketua pelaksana, bapak Joni Pramudana, M.Pd mengungkapkan acara perpisahan bukan sekedar pesta atau acara rutinitas setiap tahun akan tetapi perpisahan memiliki tujuan yang sangat mulia dan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT. Sambutan juga diberikan oleh bapak Subiyantoro, M.Pd selaku kepala sekolah dalam sambutannya beliau turut memberikan suport kepada siswa untuk tetap semangat dan senantiasa memegang teguh visi misi sekolah yang berprestasi dan bermoral. Disela setelah bapak kepala sekolah memberikan sambutan dilakukan acara serah terima siswa kelas sembilan yang diwakili nanda Januarta dan dinda Rosa yang diserahkan dari kepala sekolah sebagai wakil sekolah kepada wakil orang tua yang diwakili oleh bapak Catur selaku Komite Sekolah. Sambutan yang diberikan oleh bapak Catur sebagai anggota komite mengapresiasikan rasa terima kasih kepada bapak/ibu guru yang dengan sabar memberikan pendidikan bermutu pada siswa kelas sembilan hingga harapannya kedepan siswa SMP Negeri 2 Banyuwangi menjadi siswa yang mampu bersaing di Kabupaten Banyuwangi. Apa yang diungkapkan oleh bapak Catur, senada juga dengan sambutan yang disampaikan oleh Kasi Dikmen bapak Sutikno yang mewakili bapak Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi yang mengharapkan di antara sekian banyak siswa SMP Negeri 2 Banyuwangi nantinya ada yang dapat dan sukses melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan mampu membuktikan pendidikan di Banyuwangi lebih maju serta mendukung program pendidikan Banyuwangi Cerdas.
    Pada kesempatan ini juga pihak sekolah memberikan penghargaan untuk sepuluh siswa kelas sembilan yang berprestasi dalam bidang akademik dan non akademik. Tepat pukul 11.30 WIB acara resepsi perpisahan kelas sembilan berakhir. Semoga alumni SMP Negeri 2 Banyuwangi menjadi generasi penerus yang cerdas, berilmu, beriman dan bertaqwa dan berguna bagi negara dan agamanya....Amin.
Dari kiri ke kanan Kasi Dikmen, pengawas, anggota komite, kepala sekolah

Wakasek SMP Negeri 2 Banyuwangi

Senin

UJIAN NASIONAL

Ujian Nasional 2016
SMP Negeri 2 Banyuwangi

Wawancara Bupati Banyuwangi
    Pelaksanaan Ujian Nasional 2016 hari pertama tanggal 9 Mei 2016 di SMP Negeri 2 Banyuwangi berbeda dengan hari-hari pertama Ujian Nasional karena pada hari pertama ini SMP Negeri 2 Banyuwangi menjadi salah satu sekolah tujuan sidak Bupati dalam Ujian Nasional 2016, denga ditemani pejabat struktural Pemerintah Daerah serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Bapak Abdullah Azwar Anas menelusuri serta meninjau berlangsungnya kegiatan Ujian Nasional 2016.
     Dalam kegiatan dinasnya Bupati Banyuwangi terlihat semangat dan antusias mendengarkan paparan-paparan perubahan pembangunan di sekolah yang terletak di Jalan Ranggawuni ini yang kebetulan posisi sekolah berdekatan dengan kediaman bapak bupati atau satu kelurahan yaitu Kelurahan Kebalenan. Memang pembangunan fisik sekolah pada saat Ujian Nasional tahun lalu bila dibandingkan dengan Ujian Nasional 2016 saat ini berbedah jauh untuk saat ini perubahan itu terlihat pada pembangunan sarana gedung baru atau rehab gedung untuk ruang guru, ruang tata usaha dan ruang kepala sekolah, selanjutnya kelas unggulan merupakan kelas yang di tahun pertama ini mengikuti Ujian Nasional.
     Ujian Nasional 2016 di SMP Negeri 2 Banyuwangi masih mempergunakan paper base test (PBT), seperti yang ditulis di Radar Banyuwangi karena pada tahun 2016 ini belum ada sekolah untuk tingkat SMP yang siap menyelenggarakan ujian menggunakan komputer, maka untuk tahun ini seluruh pelaksanaan masih menggunakan media kertas atau PBT. Di Banyuwangi ada 25.692 siswa dari jenjang SMP, MTs, SMPLB dari paket B yang siap mengikuti Ujian Nasional di tahun ini.
Bupati Banyuwangi Melakukan Sidak UN 2016 di SMP Negeri 2 Banyuwangi

Kepala Dinas Pendidikan, Bupati dan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Banyuwangi (dari kiri)