VISI MISI SMP NEGERI 2 BANYUWANGI BERPRESTASI, BERMORAL DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN HIDUP

Kamis

MUSYAWARAH GURU SMPN 2 BANYUWANGI

MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT

Musyawarah: SMP Negeri 2 Banyuwangi
Bertempat di Laboratorium IPA, pada hari Kamis 11 September 2014 semua guru dan karyawan bersama-sama membahas tentang segala urusan yang ada di SMP Negeri 2 Banyuwangi. Acara di buka oleh Humas bapak Anshori, S.Pd, S.ST dalam pembukaannya menyatakan berkumpulnya semua warga sekolah di harapkan memunculkan ide-ide gagasan yang mengarah pada majunya kegiatan belajar mengajar di sekolah yang pada akhirnya memberikan nuansa sejuk, nyaman untuk tempat belajar.

Perlu diketahui, musyawarah seperti ini sebelumnya juga dilakukan pada hari Jumat 5 September beertempat di ruang serbaguna dengan menghadirkan orang tua siswa. Adapun pembahasannya adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan akademis dan non akademis, selanjutnya dalam kegiatan tersebut dilanjutkan dengan dibentuknya paguyuban kelas dengan tujuan mempererat hubungan antara sekolah dengan orang tua siswa.

Pada musyawarah, telah terungkap beberapa usulan dan pemikiran-pemikiran, diantaranya:
  •  SMP Negeri 2 Banyuwangi bertekat untuk menjadi lebih baik dengan Kurikulum 2013 dan program Lesson Studi (LS).
  • Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan kondisi Kurikulum 2013, sekolah memprogramkan LCD Proyektor.
  • Dengan di berikanya kepercayaan SMP Negeri 2 Banyuwangi sebagai sekolah adiwiyata tingkat kabupaten, sekolah berusaha meningkatkan kemampuan dalam hal tata kelola RTH, kantin sehat dan juga mengusahakan hemat air dengan melakukan pengeboran.
  • Merintis buletin sekolah sebagai upaya penyambungan tali silaturahim dengan orang tua siswa.
  • Mengelolah website dengan cara profesional dan menganjurkan guru untuk dapat menulis tidak hanya di jejaring sosial tapi juga di media surat kabar yang berisi tentang sekolah dengan tujuan memperkenalkan sekolah ke masyarakat dengan seluas-luasnya.
  • Sekolah siap mensuport kegiatan 16 kegiatan ekstra sekolah.
  • Sekolah berusaha meningkatkan kemampuan peserta didik dari tingkat kabupaten ke tingkat propinsi, selama ini sekolah dapat mengantarkan siswanya sampai ke tingkat nasional dengan atas nama Sae sebagai juara III Nasional Karya Cipta Cerpen.
  • Perlunya urusan intern keuangan dalam satu pintu dengan tujuan segala urusan keuangan dapat terkonsentrasi dalam satu titik.
  • Kesiswaan bertekad melakukan home visit tidak hanya karena siswa bermasalah saja tetapi juga untuk siswa berprestasi.
  • Pembiasaan sholat dhuha, salam, tegur, sapa merupakan program kesiswaan yang harus ditingkatkan kualitas layanannya.
  • Sekolah menjalin komunikasi dengan orang tua melalui SMS Center serta pemanfaatan website sebagai media pembelajaran dan tes online.

Selasa

SADAR LINGKUNGAN BERSIH

Sadar Bersih dan Sehat 
di Kantin Yuk ...

Buang sampah pada tempatnya yuk
Kesadaran hidup bersih tidak hanya dalam lingkungan rumah tangga saja, namun juga harus tertanam di lingkungan sekolah. Sangatlah mengecewakan bila putra/putri kita sepulang sekolah merasakan sakit, tentunya kita bertanya-tanya anakku makan apa di sekolah tadi? Kesadaran pentingnya berpola hidup sehat tentu bukan dominasi sekolah saja, keluarga pun berperan
penting juga, manakala putra/putri kita sakit sepulang sekolah juga bukan satu hal yang bijak jika kita menyalakan sekolah.

Hidup sehat di sekolah adalah satu perjuangan. Mengapa dikatakan satu perjuangan? Manakalah SMP Negeri 2 Banyuwangi mengikuti program sekolah adiwiyata dengan berbagai macam kriteria, ternyata ada satu kelemahan kita dan mungkin semua sekolah sama seperti yang dialami oleh sekolah SMP Negeri 2 Banyuwangi. Yang utama adalah KANTIN, seperti yang kita ketahui, kantin merupakan tempat yang menjadi rujukan bagi siswa untuk istirahat selama 10 - 15 menit dan sebagai tempat untuk mengisi energi dengan berbagai macam makanan dan minuman.

Sadar atau tidak di kantin sekolah kita tentunya masih banyak melayani siswa dengan bahan makanan dan minuman yang mengandung bahan-bahan kimia seperti pemanis buatan, pewarna buatan, perasa buatan dan juga kantin melayani bahan-bahan pembungkus yang sukar di daur ulang.

Kantin harus bersih dan sehat
Beberapa terobosan SMP Negeri 2 Banyuwangi yang digunakan untuk menuju pada kesadaran hidup bersih disekolah khususnya kantin adalah:
  1. Pemberlakuan buang sampah sesuai jenis sampahnya yaitu non-organik harus tidak bercampur dengan sampah organik, hal ini bertujuan untuk memberikan keleluasan petugas dalam memilah jenis sampah.
  2. Pemberlakuan jam larangan mengunjungi kantin saat jam belajar berlangsung, kecuali hanya untuk keperluan belanja alat tulis atau pun foto kopi.
  3. Pemberlakuan membawa peralatan makan/minum sendiri dengan tujuan mengurangi sampan non-organik.
  4. Pemberlakuan denda bagi siswa yang melakukan makan/minum tanpa mempergunakan gelas dan denda untuk siswa/siswi yang makan di dalam kelas.
  5. Berusaha mengurangi sampah non-organik seperti botol minuman dengan memberikan tugas pada siswa berupa pembuatan pot yang saat ini mulai dirintis, meskipun tidak semua guru melakukan tetapi sudah ada usaha untuk melakukan pemanfaatan kembali sampah non-organik.
Usaha-usaha tersebut tentunya bertujuan untuk menciptakan kesadaran untuk hidup bersih dan sehat serta memiliki misi mengurangi sampah dan memberikan pelajaran berharga bagi siswa-siswai tentang pentingnya memelihara lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman. Semoga usaha ini di sambut dengan baik oleh seluruh kalangan keluarga besar SMP Negeri 2 Banyuwangi.

Sabtu

HARI JADI KE 35

17 Februari, Hari Jadi
SMP Negeri 2 Banyuwangi

Kegiatan Donor Darah
SMP Negeri 2 Banyuwangi merupakan sekolah yang didirikan pada tahun 1954 yang awal mulanya berkonsentrasi pada program ekonomi dengan nama SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama) yang beralamat di Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 68. Perubahan status SMEP menjadi SMP Negeri 2 Banyuwangi didasarkan atas Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 30/U/1979 tertanggal 17 Februari 1979, sejak tahun 1986 SMP Negeri 2 Banyuwangi pindah di Jl. Trunojoyo (sekarang Jl. Ranggawuni).

Tanggal 17 Februari 2014 bagi sekolah ini merupakan usia yang ke 35 tahun, harapan ke depan dengan cita-cita sebagai sekolah Adiwiyata diharapkan menjadi pendorong sekolah untuk senantiasa bangkit menjadi sekolah yang terdepan. Banyak rangkaian acara yang dipersembahkan oleh panitia Hari Jadi diantaranya:
  1. Hari Sabtu, 15 Februari 2014 diadakan kegiatan: Jalan Sehat, dan Donor darah.
  2. Hari Minggu, 16 Feberuari 2014 diadakan kegiatan: Khataman Quran, Pengajian dan doa bersama,  dan Try Out Matematika Tingkat SD.
  3. Hari Senin, 17 Februari 2014 diadakan kegiatan: Panggung Seni dan Yatiman.
Padatnya acara tidak menyurutkan warga sekolah untuk senantiasa tampil dengan semangat, tidak hanya untuk warga sekolah saja. Hari Jadi ke 35 SMP Negeri 2 Banyuwangi juga dihadiri oleh OSIS sekolah negeri dan swasta sebagai ajang silaturahmi antar sekolah untuk menjalin solidaritas dan kesatuan antar sekolah salah satunya mencegah kegiatan perkelahian pelajar.

SEKOLAH ADIWIYATA 2014

SMP Negeri 2 Banyuwangi 
Bersiap Menuju Sekolah Adiwiyata 2014

Kompak Menghijaukan Sekolah
Adiwiyata merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian linngkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif. Karena itu keterlibatan sekolah yang ikut program adiwiyata paling tidak mengajak seluruh warga sekolah melaksanakan proses belajar mengajar yang bermaterikan lingkungan hidup dan turut berpartisipasi melestarikan serta menjaga lingkungan hidup di sekolah.

Dalam kesiapannya mengikuti program sekolah adiwiyata, SMP Negeri 2 Banyuwangi menjalankan program lingkungan hidup yang sudah berjalan sejak tahun 2013 diantaranya:
  1. Melakukan penghijauan melalui program Hari Jadi Sekolah yang tiap tahunnya dilakukan secara rutin.
  2. Melakukan kerjasama dengan instansi Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang rutin menyetor sampah organik dan non-organik ke Bank Sampah.
  3. Mengolah sampah dengan mengembangkan kompos.
  4. Mengembangkan usaha pengembangan tanaman menahun yang terintegrasi pada mata pelajaran Biologi _ IPA.
  5. Melakukan pembiasaan pada siswa untuk senantiasa membuang sampah sesuai kelompok organik ataukah non-organik.
  6. Menanamkan rasa tanggung jawab kebersihan dengan lomba kelas bersih.
  7. Melakukan sosialisasi kantin bersih dan tidak melakukan transaksi jual beli makanan/minuman saat jam belajar dimulai.
  8. Melakukan pembelajaran materi lingkungan hidup dalam setiap mata pelajaran, dengan cara menyisipkan materi lingkungna hidup ke dalam silabus dan rpp pada SK dan KD yang sesuai.
Itulah salah satu program sekolah yang tentunya dalam program sekolah adiwiyata 2014 ini masih perlu dikembangkan lagi dan terus disempurnakan guna mencapai sukses dalam Program Sekolah Adiwiyata 2014.


Senin

RAMADHAN 2013

SMPN 2 BANYUWANGI
BERAMAL

Bertempat di lapangan upacara SMP Negeri 2 Banyuwangi di hari ke 20 puasa bulan Ramadhan tanggal 29 Juli 2013. Segenap keluarga SMP Negeri 2 Banyuwangi mengadakan kegiatan santunan untuk anak yatim yang dilakukan oleh OSIS SMP Negeri 2 Banyuwangi. Dalam sambutannya Kepala Sekolah Bapak Supriyadi, M.Pd menyampaikan santunan ini sebagai rasa peduli sesama sebagai bagaian pengamalan pendidikan karakter.

Acara yang digelar dan diikuti oleh siswa dan bapak/ibu guru begitu mengharukan, karena dalam acara juga diberikan santunan yang berupa paket seragam sekolah lengkap untuk 37 siswa siswi kurang mampu. Di samping itu juga dilakukan penggalangan amal bersama yang berupa "sajadah keliling" untuk siswa dan guru. Sejadah keliling menghasilkan amal sebesar Rp. 1.620.000,- Semoga di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini segenap amal sekecil biji beras dan sepeser nilai rupiah mendapatkan balasan seribu kali lipat. Amiiiiin.