VISI MISI SMP NEGERI 2 BANYUWANGI BERPRESTASI, BERMORAL DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Kamis

BANYUWANGI ECO SCHOOL

Tim Banyuwangi Eco School (BES)
SMP Negeri 2 Banyuwangi

SMP Negeri 2 Banyuwangi: ngantri dulu.
     Bertempat di E-Park GOR Tawangalun Banyuwangi seluruh sekolah adiwiyata di Banyuwangi berkumpul dalam rangka Launching Banyuwangi Eco School, kegiatan yang bertepatan pada hari Kamis tanggal 2 Juni 2016 ini semula direncanakan bertempat di Indoor Tenis Lapangan DKP Kabupaten Banyuwangi namun sehubungan dengan kegiatan Porseni SD maka kegiatan dialihkan di E-Park GOR Tawangalun.
     Acara yang di buka oleh bapak Solahudin selaku Sekretaris DKP mengungkapkan dalam sambutannya bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama termasuk siswa-siswi/sekolah Adiwiyata yang diundang karena sebagai kader lingkungan ditempat sekolahnya masing-masing dalam kegiatan eco school ini diharapkan munculnya kepedulian terhadap lingkungan yang bersih.
     Dalam acara ini sekolah SMP Negeri 2 Banyuwangi menghadirkan perwakilan yang masing-masing terdiri dari 5 siswa yang tergabung dalam tim anorganik, tim organik dan tim jurnalistik sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Banyuwangi. Ada beberapa kegiatan yang diikuti oleh siswa seperti pengenalan eco school, jurnalistik lingkungan, kompos, dan pemanfaatan barang/benda-benda bekas yang dimanfaatkan menjadi barang yang bernilai jual.
     Diungkapkan oleh bapak Bayu Hadiyanto, dalam UU No. 26 Th. 2007 tentang Penataan Ruang, bahwasannya RTH pada tata ruang haruslah memenuhi kuota 30% dari 30% tersebut terdiri dari dua macam RTH yaitu 20% RTH publik dan 10 % RTH privat. Seperti yang diketahui RTH publik merupakan RTH yang diberbagai kota terdiri dari alun-alun kota, dan hutan kota ungkap bapak Bayu. Selanjutnya yang 10% sebagai RTH privat adalah RTH yang berada di lingkungan kantor, sekolah, dan perumahan penduduk.
     Metode yang digunakan dalam pemanfaatan RTH privat terdiri dari lima metode yang disebut dengan metode urban farming diantaranya, 1.) penanaman sistem hidroponik, 2.) penanaman sistem aquaponik, 3.) fertikultur, 4.) penanaman di dalam pot, 5.) penanaman minimalis yang cocok untuk lahan sempit. Dari ke lima metode urban farming tersebut diharapkan tercapainya RTH prifat yang 10%.
     Berikut siswa SMP Negeri 2 Banyuwangi yang menjadi tim Banyuwangi Eco School:
Tim Organik, terdiri:
1. Fadia Arumning. P
2. Restu Abdi Wardana
3. Tri Syaiful Hidayat
4. Herlina Oktavianda Arum
5. Ayub Pryo Gumilang
Tim An Organik, terdiri dari:
1. Hellen Septifani
2. Ezra Nurdiasastro
3. M. Rayhan Alfian
4. Ilham Kusuma. W
5. Kirania Rosa. PI
Tim Jurnalistik, terdiri dari:
1. Imelda Putri Febrianti
2. Bintang Arya Permana
3. Fathya Rizki Ramadhani
4. Deny Fitria Nola Uli Silitonga
5. Rosalina Suhariyanti
     Banyak ide cerita dari anggota tim BES SMP Negeri 2 Banyuwangi, ide-ide tersebut nantinya dijadikan sebagai program kerja di semester awal tahun pelajaran 2016-2017 diantara ide dari tim BES SMP Negeri 2 Banyuwangi adalah:
  • Memanfaatkan kembali lahan sekolah yang dipergunakan sebagai tempat pengolahan kompos, yang nantinya akan dikembangkan sebagai kebun bibit dan kompos.
  • Memanfaatkan limba air dari AC yang berada di kelas unggulan, ruang guru, lab. TIK dan lab. Bahasa.
  • Memanfaatkan kembali mading sebagai corong menyiarkan keberadaan tim BES serta menjadi media untuk mencintai, merawat lingkungan sekolah.
  • Memfasilitasi kegiatan "suka berkebun" dalam kegiatan jumat bersih serta melombakan kegiatan "kebun cantik" setiap kegiatan klas metting.
Tim Banyuwangi Eco School SMP Ngeri 2 Banyuwangi

E-Park: Sejuk, Rindang dan Indah

Urban Farming :Hidroponik

Tidak ada komentar: